Archive for the 'Pilpres 2009' Category

18
Jul
09

Bom JW Marriott dan Ritz Carlton – Pengamat: Ada Keterkaitan Pilpres dan Unjuk Gigi Teroris

1745553p Peledakan bom di hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, diduga terkait pelaksanaan Pilpres 2009. Selain itu, ledakan bom ini juga untuk unjuk gigi bahwa di Indonesia masih ada kelompok teroris.

"Ini ada keterkaitan dengan Pilpres, karena itu mereka memberikan indikasi atau sign (tanda) bahwa teroris masih eksis secara nasional dan bisa sewaktu-waktu hadir," kata pengamat intelijen, AC Manullang kepada detikcom via telepon di Jakarta, Jumat (17/7/2009).

Manullang menjelaskan akan adanya ancaman itu sejak April 2008. Pasalnya, sejak peledakan bom terakhir di Bali pada 1 Oktober 2005 dan sebelumnya Kedubes Australia pada Agustus 2004, tidak ada aksi terorisme di Indonesia.

"Sejak itu sampai 2009 tidak ada aksi terorisme, nah sekarang ada
lagi," jelasnya.

Manullang mengatakan, pelaku peledakan bom JW Marriott dan Ritz Carlton diduga merupakan jaringan dari kelompok yang sama dengan kelompok Nurdin M Top. Dalam era globalisasi saat ini yang paling penting perannya adalah adaya grand strategi AS tentang Neo-Liberalisme dan Neo-Kapitalisme. Continue reading ‘Bom JW Marriott dan Ritz Carlton – Pengamat: Ada Keterkaitan Pilpres dan Unjuk Gigi Teroris’

17
Jul
09

Kapolri Akui Ada Upaya Gagalkan Pelantikan SBY

210013p Ancaman terhadap keamanan Republik Indonesia selalu ada dan bertambah dalam momen pemilihan umum seperti saat ini. Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) mengakui adanya berbagai ancaman yang datang sejak proses kampanye hingga menjelang pelantikan presiden terpilih.

"Secara tegas, betul ada yang akan menduduki Komisi Pemilihan Umum, tindakan kekerasan, ancaman presiden tidak perlu dilantik," ujar Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri, dalam konferensi pers di halaman Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Jumat (17/7).

Namun, dia berjanji Polri akan menindak tegas pelakunya karena hukum memang harus ditegakkan. Dia memberi contoh tentang ancaman penembakan yang ditujukan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kalimantan Timur. Menurutnya, saat ini pelaku telah diketahui dan ditangkap pada 5 Mei 2009 lalu.

Dia berharap masyarakat memberikan kontribusi dalam penertiban keamanan. Dia tak ingin kejadian yang ada di Cilacap dan Malang terjadi kembali. Apalagi, lanjutnya, kejadian di kawasan Mega Kuningan ini. "Bom yang ditemukan di sana (Cilacap dan Malang), identik dengan di sini (Mega Kuningan). Padahal mereka ada di perkampungan, tapi tidak ada yang bisa mengidentifikasi siapa mereka," kata dia. (Kompas.com)

Iklan 250x175

17
Jul
09

Fadli Zon: SBY Jangan Perkeruh Suasana

1447238p Tim Sukses Megawati-Prabowo, Fadli Zon, menyesalkan pernyataan Presiden SBY yang menuding ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton dilatarbelakangi hasil pemilihan presiden. SBY dinilai hanya memperkeruh suasana.

"Itu statement yang provokatif, hanya memperkeruh suasana. Seharusnya dia fokus bagaimana mengungkap pelaku pengeboman," kata Fadli saat dihubungi VIVAnews, Jumat 17 Juli 2009.

Ledakan di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton yang terjadi pukul 07.45 WIB dan pukul 07.47 WIB telah menewaskan sembilan orang dan melukai 55 orang.

Fadli meminta SBY tidak mempolitisir dan mengambil keuntungan dari kasus ini sementara investigasi belum dilakukan secara menyeluruh.

Continue reading ‘Fadli Zon: SBY Jangan Perkeruh Suasana’

17
Jul
09

Presiden: Ada yang Menginginkan Kekacauan Pascapilpres

1431311p Berdasarkan laporan intelijen, ada gerakan-gerakan di masyarakat yang memang menginginkan terjadinya kekacauan pascapenyelenggaraan pemilihan umum presiden.

"Diketahui ada rencana untuk melakukan tindak kekerasan dan melawan hukum berkaitan dengan hasil pemilu. Juga ada rencana pendudukan paksa KPU pada saat nanti hasil suara diumumkan. Ada pernyataan akan ada revolusi jika SBY menang. Ini bukan rumor, bukan gosip. Bahkan ada pernyataan kita bikin Indonesia seperti Iran. Bagaimanapun juga SBY jangan sampai dilantik. Saudara bisa artikan pernyataan seperti itu," ungkap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (17/7) menanggapi peristiwa Bom Mega Kuningan yang menewaskan sembilan orang dan melukai setidaknya 50 orang..

Dalam kesempatan itu Presiden membeberkan temuan intelijen yang selama ini tidak pernah diungkap kepada publik. Antara lain, presiden menunjukan foto-foto kelompok teroris yang menjadikan dirinya sebagai sasaran. Continue reading ‘Presiden: Ada yang Menginginkan Kekacauan Pascapilpres’

09
Jul
09

Inilah Rahasia Kemenangan SBY-Boediono

SBY dan Kel Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia Denny JA menyebutkan, kemenangan SBY-Boediono disebabkan, pertama, posisi SBY sudah sangat kuat sebelum kampanye dimulai.

Kedua, masa kampanye satu bulan memang berhasil menurunkan Yudhoyono dan menaikkan Jusuf Kalla, tetapi tidak signifikan untuk dua putaran. Ketiga, kepribadian Yudhoyono sangat disukai dan sulit digoyahkan.

Keempat, publik umumnya puas dengan kondisi hidup di berbagai sektor sehingga menguntungkan incumbent. Kelima, umumnya publik puas dengan kinerja Yudhoyono sebagai presiden. Keenam, mayoritas publik memang ingin satu putaran saja.

Sementara tambahan suara yang sangat besar bagi pasangan Mega-Pro, menurut Denny, karena peran Prabowo. Selain itu, konstituen PDI-P juga solid. ”Kalau Prabowo maju sebagai calon presiden, hasilnya bisa lain. Karena pesona Prabowo lebih segar, lebih militan sehingga daya ungkit Prabowo sebagai capres lebih besar,” ujar Denny, Rabu (8/7).

Sementara itu, peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Lili Romli, menilai, keunggulan Yudhoyono merupakan hasil perpaduan antara figur dan pencitraan.

Hal senada dinyatakan Direktur Eksekutif Cirus Surveyors Group Andrinof A Chaniago. Menurut dia, dalam memilih, rakyat menempatkan porsi kepribadian calon lebih besar ketimbang soal kemampuan calon. Dengan 80 persen pemilih berpendidikan SLTP ke bawah, pilihan lebih ditentukan faktor selera. ”Calon lain tidak sesuai dengan selera masyarakat, misalnya yang dilihat soal kesantunan,” katanya.

Menurut Lili, dengan dukungan yang besar dan kekuatan politik di parlemen yang signifikan, keinginan untuk mewujudkan pemerintahan efektif dan kuat bisa terwujud. Namun, semua itu bergantung pada kepemimpinan Yudhoyono dan kinerja kabinetnya. Demokrasi Indonesia, lanjutnya, punya masa depan yang baik jika Partai Golkar dan PDI-P memainkan peran sebagai oposisi yang sehat demi menegakkan mekanisme checks and balances.

 

08
Jul
09

SBY dan Keluarga Nyontreng Bareng di Sekolah Alam Cikeas

SBY Calon presiden yang diusung koalisi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bersama keluarga dijadwalkan mencontreng di Sekolah Alam Cikeas, Rabu (8/7) pukul 11.00 WIB.

Sebelumnya, pada Pemilu Legislatif, SBY, yang juga presiden RI, juga mencontreng di tempat pemungutan suara (TPS) di dekat rumahnya di Puri Cikeas, Bogor.

Informasi yang diterima Kompas.com, SBY beserta keluarga sengaja baru menggunakan hak suaranya pukul 11.00, atau dua jam sebelum TPS ditutup, agar para wartawan peliput dan pihak-pihak lainnya, dapat menggunakan hak suaranya terlebih dahulu di TPS masing-masing. 

 

20
Jun
09

Komitmen Calon Presiden

Technorati Tags:

Berikut ini merupakan komitmen ketiga calon presiden yang akan bertarung dalam Pemilu Presiden 2009.

Megawati Soekarnoputri

Megawati SP Prinsip
1. Prinsipnya harus sesuai dan merujuk pada
UUD 1945.
2. Pembangunan mental bangsa sebagaimana pesan
pendiri bangsa

5 aspek yang akan difokuskan
1. Pemerintahan yang melayani dan mengayomi
masyarakat.
2. Mereformasi birokrasi yang ada
3. Kesejahteraan aparat pelayanan publik
4. Meningkatkan SDM, khususnya yang menjalankan
pemerintahan
5. Mempertahankan jalannya demokrasi dalam proses
reformasi (menjamin kebebasan pers, hak asasi
manusia, dan penegakan hukum).

Susilo Bambang Yudhoyono

SBY Tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih
1. Reformasi birokrasi.
2. Pengawasan dan pencegahan korupsi, kolusi,
dan nepotisme.
3. Meningkatkan kemampuan pejabat
(“capacity building”)

Supremasi hukum
1. Reformasi bidang hukum
2. Penegakkan hukum yang adil, trasnparan,
dan tidak pandang bulu.
3. Membangun budaya hukum di tengah masyarakat.

Penegakan HAM
1. Perlindungan terhadap perempuan dan anak-anak
2. Politik nondiskriminatif
3. Penegakan HAM tanpa menggangu kepentingan
dan hak orang lain dengan tetap berlindas pada
agama

Jusuf Kalla

JK Tujuan bangsa adil makmur sesuai dalam konstitusi

Pemerintah bertugas menggerakkan bangsa melalui program-program:
1. Kemandirian ekonomi bangsa
2. Pemerintahan yang bersih dan efektif, baik dari atas
ke bawah maupun aspiratif dari bawah ke atas
3. Pemerintahan yang demokratis
4. Jaminan pelaksanaan hukum yang baik oleh semua
organ hukum yang ada untuk mencapai bangsa
yang damai dan aman
5. Bangsa yang dihargai oleh bangsa lain.