Posts Tagged ‘SBY

17
Jul
09

Bom di Ritz Carlton & Marriott: PM Australia Minta Klarifikasi SBY

Penjagaan Marriot Perdana Menteri Australia Kevin Rudd akan meminta penjelasan mengenai ledakan bom di Hotel Ritz Carlton & JW Marriott kepada Presiden SBY. Ledakan ini meyebabkan tewasnya beberapa Warga Negara Asing (WNA) termasuk Australia.

"Saya dapat info dari Dubes Australia yang menyatan perdana menterinya meminta berbicara dengan Presiden SBY untuk mengklarifikasi," kata Juru Bicara Presiden Dino Patti Djalal usai meninjau lokasi ledakan di Hotel JW Marriott, Mega Kuningan, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2009).

Dino menjelaskan di lokasi ledakan, kaca-kaca hancur berserakan dan mayat-mayat bergelimpangan. "Kita masih menghitung jumlah korban," katanya.

Dino menjelaskan Presiden SBY terus menerima laporan dan memberikan instruksi kepada Menko Polkam Widodo AS, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) dan Kepala BIN Syamsir Siregar.  (detiknews.com)

 

Advertisements
14
Jul
09

Putusan Itu Hanya Butuh Sepuluh Menit

Mahfud MD Harihari tenang menjelang pemilihan presiden pekan lalu rupanya tak memberikan ketenangan bagi Ketua Mahkamah Konstitusi Mohammad Mahfud Md. Dari rumahnya di Yogyakarta, dia menyaksikan beritaberita panas di televisi tentang manuver dua calon presiden: Jusuf Kalla dan Megawati Soekarnoputri. Keduanya mempersoalkan daftar pemilih tetap (DPT) yang masih berantakan.

Empat hari sebelum pencontrengan, pasangan Megawati-Prabowo mengirim surat ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Isinya meminta pemilihan presiden ditunda jika daftar pemilih tak kunjung beres. Menurut kubu pasangan ini, ada jutaan nama tak jelas tercantum di daftar pemilih.

Masalah semakin genting, kata Mahfud, ketika mendengar salah satu anggota tim sukses pasangan itu mengisyaratkan memboikot pemilih­an presiden. ”Saya mempercepat balik ke Jakarta,” kata Mahfud. Tiba di Jakarta, Senin pagi pekan lalu, Mahfud mengumpulkan semua hakim Mahkamah dan membahas persoalan daftar pemilih.

Mereka sepakat memutus perkara daftar pemilih tetap hari itu juga. Perkara gugatan atas pasal yang mengatur daftar pemilih tetap dalam UndangUndang Pemilihan Presiden itu diajukan oleh Refly Harun dan Maheswara Prabandono pada 16 Juni lalu, keduanya adalah warga yang tidak terdaftar dalam DPT. Hanya dalam sehari, perkara tersebut diputuskan Mahkamah.

Continue reading ‘Putusan Itu Hanya Butuh Sepuluh Menit’

09
Jul
09

Inilah Rahasia Kemenangan SBY-Boediono

SBY dan Kel Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia Denny JA menyebutkan, kemenangan SBY-Boediono disebabkan, pertama, posisi SBY sudah sangat kuat sebelum kampanye dimulai.

Kedua, masa kampanye satu bulan memang berhasil menurunkan Yudhoyono dan menaikkan Jusuf Kalla, tetapi tidak signifikan untuk dua putaran. Ketiga, kepribadian Yudhoyono sangat disukai dan sulit digoyahkan.

Keempat, publik umumnya puas dengan kondisi hidup di berbagai sektor sehingga menguntungkan incumbent. Kelima, umumnya publik puas dengan kinerja Yudhoyono sebagai presiden. Keenam, mayoritas publik memang ingin satu putaran saja.

Sementara tambahan suara yang sangat besar bagi pasangan Mega-Pro, menurut Denny, karena peran Prabowo. Selain itu, konstituen PDI-P juga solid. ”Kalau Prabowo maju sebagai calon presiden, hasilnya bisa lain. Karena pesona Prabowo lebih segar, lebih militan sehingga daya ungkit Prabowo sebagai capres lebih besar,” ujar Denny, Rabu (8/7).

Sementara itu, peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Lili Romli, menilai, keunggulan Yudhoyono merupakan hasil perpaduan antara figur dan pencitraan.

Hal senada dinyatakan Direktur Eksekutif Cirus Surveyors Group Andrinof A Chaniago. Menurut dia, dalam memilih, rakyat menempatkan porsi kepribadian calon lebih besar ketimbang soal kemampuan calon. Dengan 80 persen pemilih berpendidikan SLTP ke bawah, pilihan lebih ditentukan faktor selera. ”Calon lain tidak sesuai dengan selera masyarakat, misalnya yang dilihat soal kesantunan,” katanya.

Menurut Lili, dengan dukungan yang besar dan kekuatan politik di parlemen yang signifikan, keinginan untuk mewujudkan pemerintahan efektif dan kuat bisa terwujud. Namun, semua itu bergantung pada kepemimpinan Yudhoyono dan kinerja kabinetnya. Demokrasi Indonesia, lanjutnya, punya masa depan yang baik jika Partai Golkar dan PDI-P memainkan peran sebagai oposisi yang sehat demi menegakkan mekanisme checks and balances.

 




Jumlah Kunjungan

  • 129,066 visit



free counters

Hits

Technorati

Add to Technorati Favorites

Ronny's Shoot

Advertisements